NEWS

Banjir Di Hadimulyo Barat Genangi Rumah, Jalan Dan Membawa Ular Berbisa

RADARMETRO.ID – Hujan lebat yang mengguyur Kota Metro Minggu dini hari akibatkan banjir di Kelurahan Hadimulyo barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro. Air setinggi 25cm genangi rumah dan jalanan, Minggu (24/4/2022).

Diketahui dari pengakuan warga yang juga korban genangan banjir, Ayet Suparman (73) hujan lebat terjadi sekira pukul 01.00 WIB mengguyur Kota Metro. Ia baru mengetahui air mulai menggenang dapur rumahnya yang berada di Gang Atmos RT/RW 010/003, Hadimulyo Barat menjelang saur sekira pukul 03.00 WIB.

“Semalem itu kan hujan deres kurang lebih jam 1an lah. Terus saat mau sahur baru kita tau itu air sudah ada di dapur,” ujarnya.

Menurut pantauan radarmetro.id di lokasi terjadinya banjir, ketinggian air mencapai 25cm turut menggenangi dapur, pelataran dan juga jalanan depan rumah. Selain itu, aliran air turut membawa ular berbisa jenis weling masuk ke rumah.

“Istri saya juga tadi hampir digigit ular weling itu lo saat kedapur, karena sempat ada ular masuk di dapur juga tadi, terus saya bunuh terus saya buang. Setelah itu saya laporkan ke Pak Lurah,” ungkapnya.

Selain itu, air juga turut menggenagi jalanan yang berada di depan Biro Perjalanan Umum Rosalia Indah di Jalan Imam Bonjol No.27, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat.

Lurah Hadimulyo Barat, Agus Salim mengungkapkan bahwasanya banjir disinyalir karena keadaan drainase yang tidak berfungsi. Sehingga aliran air tidak bisa menampung curah hujan di kawasan tersebut.

“Banjir ini memang sejak tadi pagi, warga melaporkan kepada saya sekira jam 7, bapaknya ngomong rumahnya kebanjiran. Langsung saya cek, air meluap, dari drainase yang memang tidak mampu menampung aliran air dari atas,” ujarnya saat dikonfirmasi radarmetro.id dilokasi banjir.

Agus Salim mengungkapkan, banjir diakibatkan dari drainase tidak berfungsi untuk mengalirkan air akibat dari curah hujan yang juga ditambah jebolnya tanggul tersier di wilayahnya.

“Setelah kita cari tahu, aliran air ini dari atas sana. Hujan lebat tadi malam itu membuat jebol tanggul tersier diatas, air terus mengalir kearah sini dari jebolan itu,” tambahnya.

Di lokasi banjir, senada dengan Agus Salim, Asisten II Pemerintah Kota Metro, Yeri Ehwan membenarkan adanya genangan banjir setinggi 25cm itu berasal dari hujan dan aliran tersier yang jebol.

“Setelah kita cek tadi bersama warga, pak Lurah, pak Camat, memang drainase ini tidak mampu mengalirkan air hujan semalam. Selain itu juga ada kiriman air dari tersier di atas sana,” ungkapnya.

Selanjutnya, Yeri Ehwan akan berkoordinasi dengan Dinas terkait untuk segera mengambil tidakan cepat menuntaskan genangan air. Dimulai dari pengangkatan lumpur drainase sampai pembenahan tersier.

“Kita ambil tindakan yang tercepat saat ini. Karena kita tidak tau nanti sore hujan atau tidak. Saya rasa apa-apa yang bisa dilakukan segera, tapi idealnya semua dibenahi hulu dan hilirnya,” tambahnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Metro akan mengusahakan ada bantuan sosial untuk warga yang terdampak banjir di Hadimulyo Barat melalui dinas Sosial Kota Metro.

“Rumah Pak Ayet Suparman tadi ya sudah kita tinjau keadaannya, InsyaAllah nanti diusahakan untuk korban banjir. Saya sudah coba hubungi Kepala Dinas sosial tapi belum bales,” pungkasnya.

Menurut pantauan radarmetro.id di lokasi banjir, warga turut membantu penanganan pertama banjir. Dengan menutup aliran air yang berasal dari jebolnya tanggul tersier dengan karung yang berisikan pasir. Selain itu, warga dan petugas turut membantu pembongkaran drainase untuk pengangkatan kotoran yang diduga menyumbat aliran air. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button