NEWS

Angka Kasus Covid-19 Mulai Naik, BOR Rumah Sakit Meningkat

RADARMETRO.ID – Naiknya angka kasus Covid-19 di Kota Metro berdampak pada kapasitas tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) ruang isolasi di sejumlah rumah sakit. Pasalnya, hingga kini tercatat jumlah BOR di sejumlah rumah sakit di Bumi Sai Wawai mulai menunjukan angka kenaikan.

Sekretaris Dearah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro, drg. Erla Andrianti membenarkan kenaikan tersebut. Ia menjelaskan, dari 4 rumah sakit di Metro 3 diantaranya menunjukan kenaikan angka BOR. Ini seperti di RS Mardiwaluyo mencapai 8,33 persen dari 12 kamar tidur yang tersedia.

“Kemudian RSUDAY mencapai 11,11 persen dari 45 kamar tidur isolasi. Lalu, untuk BOR RS Muhammadiyah mencapai 14,14 persen dari 29 kamar tidur yang tersedia. Sedangkan RSI masih 0 persen,” jelasnya.

Diakuinya, naiknya angka BOR disejumlah rumah sakit tersebut terjadi lantaran naiknya angka kasus Covid-19. Meski demikian persiapan juga dilakukan untuk mengantisipasi ketersediaan tempat tidur.

“Iya BOR cenderung meningkat. Persiapan kita lakukan untuk BOR dan oksigen. Nanti kalau sudah 50 persen kita suruh tambah tempat tidurnya, supaya BOR itu selalu siap 50 persen,” terangnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, persiapan juga dilakukan untuk tempat isolasi mandiri di Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) yang kembali diefektifkan. Selain itu juga kamar isolasi di Wisma Haji Alkhairiah. “Pasien tanpa gejala dan komorbid akan ditempatkan di Wisma Haji. Tapi kalau dengan gejala langsung di Rumah Sakit Ahmad Yani,” terangnya.

Karenanya, tambahnya, masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi Intruksi Walikota. Ini terutama dengan melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. “Untuk antisipasi disiplin dengan Instruksi Walikota, kita level 2, ptokes 5 M itu tetap. Kemudian puskesmas aktif testing dan tracing serta mengefektifkan monev KTN,” tukasnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button