NEWS

290 Dosis Vaksin Covid-19 di Metro Kadaluarsa, Dinkes Segera Lapor ke Provinsi

RADARMETRO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro menemukan ratusan vaksin Covid-19 kadaluarsa. Karenanya Dinkes akan segera melaporkan temuan tersebut ke Dinkes Provinsi Lampung.

“Kalau kadaluarsa yang ada sekarang di kami 28 Februari. Dosisnya ada 29 finyl atau 290 dosis,” terang Kepala Dinkes Kota Metro, drg. Erla Andrianti, Selasa (8/3/2022).

Ia mengatakan, pihaknya akan segera melaporkan ke Dinkes Provinsi Lampung mengenai temuan tersebut. Ini termasuk prosedur vaksin tersebut. “Untuk di Metro gak banyak hanya itu 290 dosis itu. Tapi nanti akan kita laporkan ke provinsi dulu,” jelasnya.

Ditanya mengenai jenis vaksin tersebut, Erla mengaku juga masih akan melaporkan ke Provinsi Lampung terlebih dahulu. Ini termasuk proses penggantian vaksin tersebut. “Nanti kita laporkan dulu ke provinsi ya,” tukasnya.

Sebelumnya, pencapaian vaksinasi Covid-19 di Kota Metro terus ditingkatkan. Hingga kini capaian vaksinasi di Bumi Sai Wawai menjadi yang tertinggi di Lampung.

Demikian disampaikan Walikota Metro Wahdi dikonfirmasi awak media, Senin (7/3/2022). Ia mengatakan untuk vaksinasi Covid-19 tahap pertama mencapai 146 persen pada dosis 1, dosis 2 mencapai 102 persen dan dosis 3 mencapai 5 persen lebih. “Dosis ketiga ini wajar karena jaraknya kan harus 6 bulan. Nah untuk anak 6-11 tahun kita sudah masuk 98 persen lebih,” jelasnya.

Ia mengatakan, untuk vaksinasi terus digencarkan logistik untuk vaksin tersebut. Meski demikian ia menegaskan bahwa vaksin adalah yang utama, namun kebijakan pandemi yang lebih utama. “Analisa sudah kita lakukan bersama dokter spesialis dan seluruh masyarakat epidemiologi. Saya tidak mau sampaikan dulu, tapi kebijakannya ini yang utama,” ungkapnya.

Menyikapi melandainya kasus Covid-19, Wahdi mengakui puncak pandemi terjadi pada Februari lalu. Untuk di Kota Metro kasus tersebut dalam sehari dapat mencapai 29 kasus. “Alhamdulillah sudah tiga hari ini kasus kita tidak sampai 10. Pencegahan itu ada, pertama Prokes dan vaksin. Apalagi vaksin kita ini sudah tinggi,” katanya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button